Spread the love

 

Halo guys, apakabar? Oya apakah saat ini kamu masih gemar membeli minuman dalam kemasan botol atau gelas plastik ? kalo iya sebaiknya kamu segera mulai mengurangi kebiasaan ini karena dengan mengurangi nya kamu akan mendapatkan 3 keuntungan yang akan membuat hidup mu jadi lebih baik. Ini dia 3 keuntungan yang bakalan kamu dapat kalau kamu mengurangi membeli minuman dalam kemasan dan membiasakan membawa botol minuman sendiri. Cekidot!

1. Lebih Sehat

Tahukah kamu apa akibat buruk bila tubuh kekurangan cairan? Kamu akan mengalami dehidrasi yang menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah, sakit kepala, sendi-sendi tubuh terasa nyeri, kulit kehilangan elastisitas, dan tekanan darah menurun. Hal ini karena jumlah air yang dibutuhkan oleh sistem peredaran tubuh untuk mensuplai oksigen dan darah terutama menuju otak mengalami hambatan. Dalam kondisi dehidrasi parah kamu bisa mengalami jatuh pingsan bahkan hingga kematian.

Manusia bisa bertahan dari rasa lapar berhari-hari namun manusia tidak bisa bertahan bila tubuh nya kekurangan cairan. Dehidrasi tidak hanya ditandai dengan haus tapi juga dari tanda-tanda fisik seperti bibir pecah-pecah, mata yang semakin mencekung, juga urin yang berwarna kuning gelap. Akibat lain yang bisa menimpa jika kamu kekurangan cairan adalah terganggunya proses pencernaan seperti susah buang air besar karena feses dan sampah sisa metabolisme mengeras sehingga sulit dikeluarkan. Sampah tubuh yang tertahan lama didalam tubuh juga akan menjadi sumber makanan bagi kuman yang dapat mengancam sistem kekebalan tubuh.

Dengan membawa sendiri botol minuman, secara tidak langsung kamu akan mulai membangun pola hidup sehat dengan cukup mengkonsumsi air dari botol yang kamu bawa setiap hari kemana pun kamu beraktifitas. Tentu saja kamu tidak ingin sia-sia dan capek bukan keman-mana membawa air bila tidak diminum? Selain itu dengan terbiasa membawa botol minuman sendiri kamu akan mengurangi konsumsi air “rasa-rasa” dengan berbagai merek dagang yang mengandung gula, pewarna, pengawet dan karbonat yang sungguh tidak sehat bagi tubuh terutama organ hati dan ginjal bila dikonsumsi terlalu sering atau berlebihan.

Baca juga Jatuh Cinta Sama Yang Satu Ini Tidak Akan Membuat Mu Rugi

2. Lebih Hemat

Dengan membawa botol minuman sendiri, secara otomatis biaya yang biasa kamu keluarkan untuk membeli minuman “rasa-rasa” akan tersimpan dan dapat kamu aloksikan untuk kegunaan lain yang lebih penting, bisa juga kamu tabung untuk kebutuhan di masa mendatang atau bisa juga menjadi bagian yang kamu sedekahkan kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu kamu dapat terus mengisi ulang dimana saja tempat kamu singgah bila minuman mu habis, misalnya ketika kamu sedang berkunjung ke rumah sahabat atau atau di fasilitas umum yang menyediakan air minum gratis atau ditempat-tempat tertentu seperti Universitas, Kebun Raya dan lain-nya tentu ini membuat kondisi jadi lebih praktis. Bila kebiasaan baik ini kamu terapkan dengan disiplin dan terus menerus bukan saja kamu akan bertambah sehat dengan cukup mengkonsumsi air putih tapi juga dapat menambah pundi-pundi tabungan dan menambah amal kebaikan dengan menolong orang lain melalui sedekah.

Baca juga Kampung Halaman Sedamai Surga

3. Aksi Nyata Mengurangi Limbah Botol Plastik

Tahukah kamu? Ocean Conservancy melaporkan lima negara di dunia yang paling berkontribusi untuk krisis sampah di lautan. Semua berada di Asia yaitu Cina, Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam yang memuntahkan sekitar 60 persen dari sampah plastik yang masuk lautan di seluruh dunia. Indonesia menjadi negera ke-2 penyumbang sampah plastik terbesar di dunia setelah Republik Rakyat Cina. Kita mesti merasa malu karena menjadi bagian dari negara yang menyumbang kerusakan terutama kerusakan untuk lautan dunia, mengancam kehidupan dan kelestarian biota laut yang artinya juga mengancam kelangsungan hidup anak cucu kita kelak. Juga tahukah kamu bila botol plastik yang biasa kita beli harus melewati beberapa proses pembuatan yang didalam prosesnya akan menyisakan limbah ke lingkungan. Tapi sangat disayangkan botol dengan proses panjang itu hanya kita pakai satu kali lalu masuk tong sampah atau bahkan hanya begitu saja dibuang dijalanan.

Instalasi Dead Whale oleh Green Peace Filipina sebagai bentuk keprihatinan akibat sampah plastik di lautan yang menyebabkan kematian Paus Sperma

Baca Juga 5 Hal Sederhana Yang Bikin Bahagia

Beberapa waktu lalu kita dikagetkan dengan ditemukannya Paus Sperma yang mati dan terdampar di perairan Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Tenggara. Didalam perut paus malang tersebut ditemukan sebanyak hampir 6 Kg sampah plastik diantaranya botol plastik, gelas plastik dan kantong plastik yang akhirnya menjadi penyebab kematian nya karena sistem pencernaan paus tidak mampu mencerna bahan-bahan plastik tersebut. Tidak hanya di Indonesia hal yang sama juga terjadi di Filipina pada Desember 2016, seekor paus sperma sepanjang 12 meter terdampar di Pulau Samal, Davao, Filipina. Menurut Lembaga Perikanan dan Sumberdaya Perairan setempat, mamalia laut itu mati karena terlalu banyak makan sampah beracun. Perutnya penuh dengan plastik, jaring ikan, pancing, tali rafia, dan kabel baja banyaknya cacing perut juga mempercepat kematian nya.

Miris gundukan beragam sampah plastik hingga membentuk pulau sampah di lautan

Padahal negara-negara maju seperti Amerika yang merupakan negara dengan konsumsi soda, sepatu, gadjet, dan barang-barang yang menghasilkan banyak sampah terbesar di dunia bagaimana bisa negara-negara Asia yang lebih kecil wilayah nya dibanding Amerika menjadi negara penyumbang sampah terbesar di lautan. Sungguh miris, ini tentu tidak jauh dari perilaku buang sampah yang masih sembarangan dan masih minim nya akses pengolahan sampah terpadu di masing-masing negara tersebut.

Lalu apa korelasi nya dengan mulai membiasakan diri membawa botol minum isi ulang sendiri? Tentu saja ini menjadi langkah nyata, mudah dan murah yang bisa dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia. Sebuah langkah nyata keberperanan kita dalam mengurangi limbah plastik di lautan, bisa dibayangkan bagaimana 200 juta lebih warga negara Indonesia ini membawa botol minum sendiri, berapa banyak sampah botol plastik yang bisa berkurang dilautan bila setiap orang setidak nya biasa membeli air kemasan 1 sampai 2 kali dalam sehari? akan ada sekitar 400 juta lebih sampah botol plastik yang akan berkurang di lautan.

Tapi berharap seluruh masyarakat Indonesia rasanya terlalu muluk, setidak nya untuk setiap kalian yang sedang membaca artikel ini, saya berharap kita mulai merubah kebiasaan mudah membeli minuman-minuman dengan kemasan plastik sekali buang juga merubah kebiasaan buang sampah sembarangan. Mungkin kita paham apa itu barang yang bisa dimakan atau tidak, tetapi makhluk-makhluk yang beraktifitas diperairan sana tentu tidak paham, mereka hanya menyangka bahwa sampah-sampah plastik itu adalah makanan.

Baca juga Jatuh Cinta Sama Yang satu ini Tidak Akan Membuat Mu Rugi

 

 

Pictures Courtesy of Google

 

Loading Facebook Comments ...

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here